Figur musisi sekaligus kreator konten Reza Arap kembali menjadi sorotan publik setelah mengadakan program live streaming bertajuk Marapthon pada awal tahun 2026. Acara ini merupakan musim ketiga dari proyek yang pertama kali ia mulai pada Maret 2025. Sejak kemunculannya, format siaran panjang tersebut langsung menarik perhatian besar dari komunitas penggemarnya di berbagai platform digital.
Dalam Marapthon Season 3 yang mengusung judul The Last Tale, kanal YouTube milik Reza Arap kembali dipadati penonton. Saat siaran berlangsung secara langsung, jumlah penonton bisa mencapai puluhan ribu bahkan menembus ratusan ribu orang dalam waktu bersamaan. Tak hanya itu, versi rekaman tiap segmen yang diunggah ulang juga konsisten meraih jutaan tayangan. Popularitas luar biasa ini tentu bukan tanpa alasan. Berikut beberapa faktor yang membuat program tersebut begitu diminati.
Basis Penggemar yang Sangat Solid
Salah satu kunci utama kesuksesan Marapthon adalah kekuatan fanbase Reza Arap yang telah terbentuk sejak lama. Ia memulai karier sebagai YouTuber gaming sejak 2013 dan berhasil membangun komunitas pengikut yang sangat loyal. Popularitasnya semakin melejit setelah ia terjun ke industri musik bersama grup Weird Genius, sehingga jangkauan audiensnya makin luas.
Dalam program Marapthon, Reza juga tidak tampil sendirian. Ia kerap berkolaborasi dengan berbagai kreator konten dan musisi yang memiliki basis penggemar besar. Beberapa di antaranya seperti Tierison, Yuka Theo, Garry Ang, Aloy, Teguh Prakoso, Niko Junius, DJ Bravy, hingga Ade Riyanto alias Ibot. Kehadiran mereka ikut memperluas jangkauan penonton sekaligus menambah variasi konten selama siaran berlangsung.
Mengusung Format Streaming Maraton
Nama Marapthon sendiri merupakan gabungan kata “maraton” dan “Arap”. Konsepnya cukup unik: siaran langsung dilakukan tanpa henti selama 24 jam setiap hari dalam periode panjang, bisa mencapai satu bulan atau lebih. Pada musim pertama, siaran berlangsung selama 34 hari, sementara musim kedua bahkan tembus hingga 69 hari. Untuk musim ketiga, targetnya dibuat lebih ambisius agar melampaui capaian sebelumnya.
Sebenarnya konsep live streaming berdurasi panjang bukanlah hal baru di dunia konten digital. Kreator internasional seperti Ludwig Ahgren pernah melakukan siaran maraton selama 31 hari pada 2021. Format yang dikenal dengan istilah subathon itu kemudian menjadi tren global dan diadopsi oleh banyak streamer ternama.
Streamer lain seperti Kai Cenat juga pernah menjalankan konsep serupa melalui acara bernama Mafiathon. Bahkan pada 2025, ia mencetak rekor dengan memperoleh satu juta subscriber baru selama maraton berlangsung. Tren global inilah yang kemudian diadaptasi dan dimodifikasi oleh Reza Arap menjadi Marapthon dengan ciri khasnya sendiri.
Kehadiran Bintang Tamu Terkenal
Daya tarik lain dari Marapthon adalah kehadiran tamu spesial yang sering kali mengejutkan penonton. Tidak hanya figur lokal, beberapa tamu berasal dari kalangan artis internasional. Pada musim kedua misalnya, Reza berhasil menghadirkan Jackson Wang dari GOT7. Momen kebersamaan mereka di acara tersebut langsung viral di media sosial.
Rapper Indonesia yang berkarier di Amerika, Rich Brian, juga pernah hadir dan diajak melakukan aktivitas unik seperti simulasi pemadaman kebakaran di kantor damkar. Selain itu, DJ Soda asal Korea Selatan juga sempat mencuri perhatian saat tiba-tiba muncul sebagai tamu. Bahkan tokoh dari dunia olahraga seperti mantan pelatih timnas Indonesia Shin Tae Yong juga pernah meramaikan acara tersebut.
Baru-baru ini, Reza sempat melontarkan candaan tentang kemungkinan menghadirkan Lisa BLACKPINK yang kebetulan sedang berada di Indonesia. Walau ia langsung mengatakan itu hanya gurauan, pernyataan tersebut sukses memicu rasa penasaran penggemar.
Penonton Bisa Ikut Menentukan Jalannya Acara
Berbeda dari tayangan biasa, penonton Marapthon tidak hanya menyaksikan secara pasif. Mereka dapat berkontribusi menentukan durasi siaran melalui donasi. Setiap donasi yang masuk akan menambah waktu streaming, sehingga acara bisa berlangsung lebih lama.
Interaksi juga terjadi secara langsung. Penonton dapat mengirim pesan bersama donasi mereka, lalu pesan tersebut dibacakan oleh host secara realtime. Hal ini menciptakan rasa kedekatan antara kreator dan audiens, membuat penonton merasa menjadi bagian dari acara.
Aktivitas Tak Terduga yang Menghibur
Selain tamu spesial, variasi aktivitas di Marapthon juga menjadi daya tarik tersendiri. Para host sering melakukan permainan spontan, tantangan lucu, hingga prank unik yang memancing reaksi penonton. Pernah pula anggota AAA CLAN dibangunkan dengan pertunjukan barongsai di dalam rumah atau atraksi wushu mendadak.
Jika tamunya musisi, siaran bisa berubah menjadi konser mini secara tiba-tiba. Kadang kegiatan juga dilakukan di luar ruangan dengan konsep tak terduga. Salah satu momen yang banyak dibicarakan adalah ketika Rich Brian diajak mengikuti simulasi kebakaran. Sementara menjelang tengah malam, Reza dan timnya sering mengadakan sesi obrolan Tuna55 mendalam yang mengungkap cerita pribadi dan fakta menarik.
Banyak warganet menilai daya tarik utama Marapthon terletak pada sensasi kebersamaan yang dirasakan penonton. Meski hanya menyaksikan aktivitas sehari-hari, mereka merasa seperti sedang nongkrong bersama teman. Kombinasi interaksi langsung, kejutan konten, serta kedekatan emosional inilah yang membuat program tersebut terus diminati.